Nessun Dorma
Maka; adalah aku di malam sunyi
Para pandir tertidur sudah
Tapi bangunlah para pejuang
Kar'na kejayaan akan datang
Bukan dari mimpi yang ternasib maya
Sebentar tiba fajar menj'lang
Dan akan kubawa kau, puteri
Pada kisahmu yang ditulis Puccini,
Tiga-enam lembar dan belum lagi selesai
Tadi siang sudah kuletakkan mati
Pada tiga tanya yang kau hempas
Di tiap jawab yang kulepas
Pedang melonggar senti demi senti
Lalu apakah yang akan kau bilang
Kar'na kita hanya bagian dari opera
Yang bertindakan demi tepukan tangan
Janda berpelur muka
Maka; kuteriakkan kembali :
Tidak ada yang tidur, wahai!
Lihatlah ketika kunyatakan kebenaran di mulut sang puteri
Pergilah malam, dan terbitlah bintang
Ketika fajar datang
Di panggung akan terbit kemenangan
Kar'na sesungguhnya kita semua
Pemain pada suatu opera sahaja
Yang akan mati
Pada akhir ini stanza
--
(Credit to the great Luciano Pavarotti and his heritage Nessun Dorma. RIP.)
Para pandir tertidur sudah
Tapi bangunlah para pejuang
Kar'na kejayaan akan datang
Bukan dari mimpi yang ternasib maya
Sebentar tiba fajar menj'lang
Dan akan kubawa kau, puteri
Pada kisahmu yang ditulis Puccini,
Tiga-enam lembar dan belum lagi selesai
Tadi siang sudah kuletakkan mati
Pada tiga tanya yang kau hempas
Di tiap jawab yang kulepas
Pedang melonggar senti demi senti
Lalu apakah yang akan kau bilang
Kar'na kita hanya bagian dari opera
Yang bertindakan demi tepukan tangan
Janda berpelur muka
Maka; kuteriakkan kembali :
Tidak ada yang tidur, wahai!
Lihatlah ketika kunyatakan kebenaran di mulut sang puteri
Pergilah malam, dan terbitlah bintang
Ketika fajar datang
Di panggung akan terbit kemenangan
Kar'na sesungguhnya kita semua
Pemain pada suatu opera sahaja
Yang akan mati
Pada akhir ini stanza
--
(Credit to the great Luciano Pavarotti and his heritage Nessun Dorma. RIP.)

2 comments:
sedap, bang.
thank you. but, there's still something missing i think :(
Post a Comment