A movie that makes me really happy is "Heima"

Komitmen untuk menyelesaikan challenge 30 movies susah sekali rupanya. Ini postingan ketiga dan untungnya, such an easy pick.




Ah, Heima.

Akan banyak kata-kata superlative yang terkesan berlebihan apabila saya diminta untuk menuliskan review pengalaman yang saya terima paska menonton film ini. Akan tetapi hari itu di Goethe Institute, ditemani pacar, adiknya pacar, bapaknya pacar, teman baik, pacarnya teman baik - well his ex, dan rombongan teman-teman kampus.. kami semua tersenyum dan bertepuk tangan dengan meriah ketika film selesai.

No rocket science, sebetulnya. If you mix konser Sigur Ros + lansekap Islandia + penyuntingan audio visual yang super keren (+ accoustic auditorium Goethe yang maha dahsyat - the best in town, IMHO) = great, great experience.

Buy, steal, or borrow the movie. Totally worth it.



The best moments:
a) Opening act of Glosoli
b) Accoustic performance of Untitled #1

Special mentions: American Pie Series.

2 comments:

tya said...

ahahahha... cinta ya ama film iniiiiii.... kok nenek2 yang ngorok dengan asiknya ga dimasukin daftar "yang menemani nonton pas kali ke-dua" son? hahahaha

amimoy said...

hahahahahaha, nenek2 ngorok xD

next, Inni! udah screening di mana2.. tapi jakarta belom ada di jadwalnya *komatkamit ngarep